Muspika Kec.Cisauk Dan Gugus Tugas Gelar Sosialisasi Kesiagaan Covid-19 Dan Pemberlakuan PSBB

Oase I news.com – Dalam rangka pemberlakuan PSBB di wilayah Tangerang Raya, Muspika Kec Cisauk bersama Gugus Tugas Covid-19 melaksanakan Sosialisasi Kesiapan dan Kesiagaan Covid-19 di tingkat RT/RW, bertempat di Aula Balai Desa Suradita Jln Raya Lapan, Desa Suradita Kec. Cisauk, Kab.Tangerang. Kamis (16/04/2020)

Kegiatan Sosialisasi tersebut di hadiri Camat Cisauk Fahrulroji S Sos, Msi dan selaku Ketua Gugus Tugas Cisauk, Kades Suradita H Muhammad Nur Fahmi, Ka Puskesmas Suradita, Koramil Legok Pelda Surat yang mewakili Danramil, Kanit Sabhara Polsek Cisauk Iptu H. Gunawan, Kanit Lantas Ipda Edi Efendi, Binmas Suradita Aiptu Budi Indarto, Babinsa Suradita Serda Surip dan Sertu Karnen, para Ketua RTRW Se-desa Suradita, BPD Desa Suradita dan Jaro Se-desa Suradita.

Camat Cisauk Fahrulroji mengatakan
Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi menjelang PSBB dan pembagian tugas gugus Covid 19 di tingkat RT, RW se-desa Suradita.

“Saya berharap seluruh warga di tingkat RT/RW Desa Suradita untuk mendukung penuh program Pemda dalam rangka pemberlakuan PSBB yang akan di terapkan tertanggal 18 April 2020 Pukul: 00.00 Wib. Jum’at Malam, guna pencegahan penyebaran virus Covid 19 diwilayah Tangerang Raya,”ujarnya.

Lanjut Camat Cisauk menjelaskan, nanti nya di tingkat RT/RW akan dibentuk Gugus Tugas yang sebagai ujung tombak dalam penanggulangan dan memutus mata rantai Covid 19 di desa Suradita.

Sementara Kades Suradita H Muhammad Nur Fahmi, menyampaikan, bahwa untuk penanggulangan dalam memutus mata rantai Covid-19 ini, akan di bentuk Chekpoin di batas wilayah yang akan dilaksanakan, yakni dipertigaan Jalan Raya Desa Suradita.

“Semoga dalam kurun waktu 14 hari di terapkannya PSBB diwilayah Tangerang Raya dan seluruh Indonesia, dapat terbebas dari virus Covid 19 dan kehidupan kembali normal,”ucapnya.

Tanpa dukungan Ketua RT/RW, program PSBB tidak akan berhasil maksimal. Oleh karena itu peran team medis dan Ketua RT/RW sebagai kewilayahan dan ujung tombak, sangaf berarti dalam melakukan penanganan, pencegahan dan penyebaran wabah Virus Covid-19 ini.

“Mari kita jadikan pekerjaan ini sebagai ladang amal ibadah dan dapat memutus mata rantai Covid-19 di desa Suradita dan pada umumnya di seluruh Indonesia, serta kehidupan kita kembali normal kembali,”harapnya ( Simon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nine + 19 =