Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang melaksanakan giat penanaman pada lahan Demplot Budidaya Padi Sawah dengan sistem Tabur Benih Langsung (Tabela), bertempat di Kelompok Tani Bambu Apus 2 Desa Klebet, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang.
Tangerang,, Oase I News.com – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang melaksanakan giat penanaman pada lahan Demplot Budidaya Padi Sawah dengan sistem Tabur Benih Langsung (Tabela), bertempat di Kelompok Tani Bambu Apus 2 Desa Klebet, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang.
Giat ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Kabupaten Tangerang, Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Kepala Desa Klebet, Penyuluh Pertanian Kementan, serta perwakilan Kelompok Tani.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Dr. Ujang Sudiartono menjeladkan kegiatan penanaman demplot ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Desa Mandiri Pangan TA 2026. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang selaku pelaksana program menginisiasi penanaman padi sawah pada lahan seluas 1 ha dengan jenis padi varietas Ciherang bekerjasama dengan Pemerintah Desa Klebet serta Penyuluh Pertanian setempat.
Pada penanaman demplot padi ini juga turut mendukung aplikasi PM-AAS (Pertanian Modern-Advances Agricultural System) melalui penerapan teknologi alat tanam Tabela.
Abdul Munir SP, M.Si Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang menambahkan selanjutnya, Demplot padi sawah ini diharapkan dapat sarana percontohan penerapan budidaya pertanian padi bagi masyarakat / kelompok dalam rangka mendukung peningkatan ketahanan pangan.
“Penanaman padi sawah melalui sistem Tabela ini merupakan yang pertama dilakukan petani di Kabupaten Tangerang, biasanya petani tanam padi dilakukan secara tradisional yang sudah menjadi kebiasaan melalui penyemaian benih selama 20 hari setelah itu di tanam. Kalau Tabela cukup rendam benih selama 1 haru setelah itu di tabur menggunakan teknologi alat tabur, dari segi waktu tanam cukup efesien dan pemangkas biaya tanam. Kami harapkan ada peningkatan produktifitas hasil panen bisa mencapai 10 ton/Ha,” ujar Munir Alumni Faperta UNRAM,(18/8/26)
Kedepannya, selain melakukan Demplot padi di lokasi ini, pelaksanaan demplot padi lainnya juga akan turut dilaksanakan pada lokus Desa Mandiri Pangan TA 2026 lainnya yaitu Ds. Kaliasin-Sukamulya, Ds. Pagenjahan-Kronjo, Ds. Tanjung Anom-Mauk, dan Ds. Mekar Jaya-Sepatan.( Irzal – Dae M )

