Rapat tersebut di hadiri Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Dinas Sosial, Kecamatan, TKSK dan perwakilan Desa, bertempat di Hotel Istana Nelayan, Jatiuwung, Kota Tangerang, Rabu (24/12).
Tangerang, Oase I News.com – Perum Bulog Cabang Tangerang dan Pemkab Tangerang gelar rapat evaluasi bantuan pangan beras dan minyak goreng alokasi bulan Oktober dan November Tahun 2025.
Rapat tersebut di hadiri Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Dinas Sosial, Kecamatan, TKSK dan perwakilan Desa, bertempat di Hotel Istana Nelayan, Jatiuwung, Kota Tangerang, Rabu (24/12).
Pemimpin Perum Bulog Cabang Tangerang, Riki Pebriadi menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan pada saat ini merupakan kegiatan evaluasi pelaksanaan penyaluran cadangan pangan pemerintah (CPP) Tahun Anggaran 2025.
“Penyaluran CPP Tahun 2025 dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama pada bulan Juni dan Juli dan tahap kedua pada bulan Oktober dan November 2025,” Ujar Riki.
Lanjut Riki yang baru bertugas di Bulog Cabang Tangerang dua bulan yang lalu melanjutkan Pada tahap pertama dilaksanakan pada bulan Juni dan Juli, penyaluran bantuan pangan berupa beras sebanyak 20 Kg per PBP yang disalurkan kepada 131.187.
Selanjutnya, pada tahap kedua pada bulan Oktober dan November,,dilakukan penyaluran bantuan pangan berupa beras sebanyak 20 kg dan minyak goreng sebanyak 4 liter per PBP yang disalurkan kepada 132.057 PBP.
“Penyaluran bantuan pangan baik yang di laksanakan pada tahap pertama dan tahap kedua semua berjalan dengan lancar dan penyerapan 100 persen di 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang, ” Ujarnya.
Kepala Bidang Ketahanan Pangab pada Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang, Abdul Munir, SP., M.Si, menambahkan penyaluran bantuan pangan ini sebagai upaya pemerintah dalam menjaga kesetabilan dan keterjangkoan mayarakat.
Dalam hal penyaluran bantuan pangan, tugas Dinas pertanian dan Ketahanan Pangan yaitu monitoring bantuan pangan beras dan minyak seperti Pengawasan Distribusi, Memastikan beras bantuan pangan disalurkan tepat sasaran dan sesuai jumlah.
“Kami juga melakukan Pemeriksaan Kualitas beras bantuan pangan untuk memastikan kesesuaian standar dan Pencatatan dan Pelaporan hasil monitoring secara berkala, ” Kata Dae Munir
Munir juga sampaikan capaian pelaksanaan penyaluran CPP, termasuk realisasi distribusi bantuan pangan di 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang. Selain itu, diidentifikasi beberapa kendala dan tantangan dalam pelaksanaan penyaluran, antara lain terkait pendataan Penerima Bantuan Pangan (PBP), distribusi bantuan pangan, serta pengumpulan bukti dukung (evidence) berupa Berita Acara penerimaan bantuan oleh perangkat desa.
Kepala Bidang pada Dinas Sosial Kabupaten Tangerang Sugih menambahkan sasaran penyaluran bantuan pangan yaitu masyarakat yang berpenghasilan rendah, dimana sumber data dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial. (Irzal)

