Kab Tangerang, OASEiNews – Dalam rangka memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan, tim direksi dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan monitoring terhadap 2 proyek Pembangunan Stasiun Pengendali Banjir (SPB) di wilayah Kelurahan Kosambi Barat, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) H. Suhanda, Pelaksana Teknis Kegiatan M. Suryana dan Arief Firmansyah beserta Konsultan Supervisi Priyangka yang didampingi langsung oleh Pelaksana Kegiatan Annas.
PPTK DBMSDA bidang SDA, H. Suhanda mengatakan penanganan banjir di wilayah Kosambi Barat sangat di butuhkan, karena dampak ROB dan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut, khususnya di Kampung Besar RT. 01, RW 003, Kelurahan Kosambi Barat.
“Saat ini ada 2 titik lokasi pembangunan. Diantaranya, pembangunan Stasiun Pengendali Banjir Kosambi Barat 1 dan pembangunan Stasiun Pengendali Banjir Kosambi Barat 2,” kata H. Suhanda, saat ditemui wartawan dilokasi kegiatan, Rabu (2/9/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan sesuai rencana, standar mutu, waktu, biaya serta menjamin manfaat proyek bagi masyarakat khususnya di wilayah Kosambi Barat.
“Pembangunannya sudah mencapai progres kurang lebih 40% yang meliputi pekerjaan kolam olakan untuk mesin pompa 180 M3/detik, pekerjaan U-dith, Inlate saluran serta bangunan pelengkap air lainnya yang sudah mulai dilaksanakan,” terangnya.
Lanjut dia, monitoring kegiatan ini dilakukan guna memastikan papan informasi kelengkapan K3 serta rambu-rambu pekerjaan dilokasi benar-benar dilaksanakan, dan berdasarkan hasil monitoring pekerjaan dilokasi ada beberapa pekerjaan yang perlu disesuaikan kembali agar dapat menjadi perhatian pihak pelaksana .
“Dari hasil tinjauan dilapangan bahwa perkembangan progres pekerjaan cukup baik dan diperkirakan dapat berjalan sesuai waktu yang di tetapkan dan dapat langsung dirasakan manfaatnya khusunya perihal antisipasi ROB dan banjir,” pungkasnya. (red/van)
