Warga Desa Mayak, Curug Bitung, Lebak.Ucapkan Terima Kasih Kepada Organisasi PPM

Tangerang, Oase I News.com- Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat korban bencana alam yang melanda kawasan Desa Mayak, Kecamatan Curug Bitung, Kabupaten lebak, Provinsi Banten.  Menjadi perhatian Pemuda Panca Marga (PPM) yang dihadiri oleh DPP Pusat, Mada Provinsi Banten, Marcab Kabupaten/Kota Tangerang dan Kota Tangsel, serta beberapa anggota PPM lainnya mengadakan kegiatan Bakti Sosial 2020. Kegiatan ini merupakan salah satu bukti nyata bahwa organisasi PPM ini tak hanya pandai berteori namun juga mampu memberikan aksi.

Kegiatan Bakti Sosial ini diisi dengan pemberian keperluan untuk kebutuhan warga korban bencana yang diberikan secara cuma-cuma bagi para korban bencana banjir khususnya bagi masyarakat desa Mayak, Kecamatan Curug Bitung, Kabupaten Lebak. Tak kurang dari  warga korban bencana mendapatkan  pelayanan bantuan seperti Kasur kecil/ Selimut/bantal/ Kain Sarung/Sembako, obat obatan dan lainnya, yang dilaksanakan di Desa Mayak pada Posko 01 dan Posko 02, Minggu( 19/01/2020).

Ada 230 KK dari 1 RK/RW yang terdiri 6 RT yang terkena dampak bencana, dimana bencana yang datang pada pagi hari seputar pukul 06.00 pagi, dimana air datang dengan tiba tiba, lalu menyusul kemudian air datang lagi pada pukul 09.00 dengan gelombang air yang lebih besar, hingga semua keluarga yang terkena bencana diungsikan ke gedung sekolah yang memiliki dataran yang agak tinggi

Pada kesempatan ini ketua umum PPM DPP Pusat. Samsudin Siregar,  mengatakan, bahwa bantuan kemanusiaan ini adalah bentuk panggilan sesama anak bangsa, dimana semua negara juga selalu merasakan hal sama seperti ini senasib sepenanggungan, jadi kehadiran kami ke desa ini apa saja yang diberikan di desa ini.

“Sesungguhnya tidak banyak yang bisa kami berikan, hanya barangkali  sedikit oleh-oleh yang kami bawa,  tapi inilah yang mungkin yang bisa kami lakukan berupa perlengkapan mungkin ada tempat tidur ada makanan makanan dengan alat tulis obat-obatan artinya alat mandi hal-hal yang diperlukan oleh masyarakat yang terdampak banjir,” ungkap Samsudin Siregar, Ketum PPM DPP Pusat, kepada awak media. Minggu (19/01/2020)

Ditambahkan, pihaknya datang kemari, kelokasi bencana Lebak, berdasarkan rasa kemanusiaan, terdorong itulah ia dari Jakarta pukul 5.00 pagi, sudah berangkat, lalu sampai disini area lokasi bencana sekitar pukul 10.00 WIB.

”  Iya di sini kita melihat situasi kondisinya sangat miris Artinya kita bisa membayangkan jika saya di sini keadaan seperti ini bagaimana..? Sehingga kita terpanggil dan pemuda Panca Marga diharapkan tetap ada disini hingga sampai akhir tuntas,” katanya lagi

Hal senada juga dikatakan H. Wawan RF Rachmatoellah, ketua PPM Mada Banten, mengatakan, barangkali inilah bakti sosial yang bisa kami lakukan saat ini, seiring untuk meringankan beban saudara kita yang terkena musibah, dan ia berharap Pemerintah Daerah juga harus tetap memperhatikan kebutuhan dari warga yang terkena musibah saat ini.

” untuk kita dorong kepada pemerintah terkait agar membantu memperhatikan secara serius korban bencana ini, secara fisik dan psikis untuk memperhatikan bagaimana baiknya,  khususnya di Kecamatan Curug Bitung, Kabupaten Lebak,” Ucap Ketua Mada PPM Banten.

Sementara H. Ichwan N Soebadio, ketua Marcab PPM Kabupaten Tangerang mengatakan, sudah menjadi tanggung jawab dan perhatian penuh bagi organisasi PPM, sebagai organisasi masyarakat yang notabene bergerak dalam sosial kemasyarakatan yang melihat serta mendengar kejadian bencana alam di Indonesia khususnya Provinsi Banten tidak tinggal diam dan merasa terpanggil.

” kami merasa terpanggil berdasarkan kemanusiaan serta sudah menjadi tanggung jawab kami sesama saudara kita yang terkena musibah, apalagi berada diwilayah Provinsi Banten secara notabene geografisnya sangat dekat,” papar Ichwan.

Masih kata Ichwan, bahwa organisasi PPM yang historisnya berangkat dari para keluarga Veteran yang menggalang kesatuan, tentunya ingin mealkukan hal yang terbaik dibidang masalah Sosial, dimana ia pun  berkeinginan kedepan untuk melakukan bedah rumah dilokasi yang terkena dampak bencana ini.

(Fatah/Etty)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 − five =