GEMBEL Jakarta Gelar Aksi Tolak PSBB & Bakar Baju APD

Aksi Gerakan Elemen Masyarakat Lemah (GEMBEL) Jakarta

JAKARTA, Oase I News.com – Menyikapi dikeluarkannya keputusan Gubernur DKI Jakarta tentang Penerapan PSBB pada tanggal 14 September 2020, Gerakan Elemen Masyarakat Perekonomian Lemah Jakarta (GEMBEL Jakarta) melakukan Aksi Penolakan dan Menuntut Penghapusan Peraturan tersebut. Selasa (22/09).

Aksi Konvoi GEMBEL Jakarta sebelum Orasi.

Aksi Penolakan PSBB yang digelar di depan kantor Balaikota ini diikuti oleh massa yang berjumlah kurang lebih 500 orang yang terdiri dari Organisasi Kebangsaan yang merupakan gabungan dari berbagai elemen masyarakat, Pelaku Usaha, Pelaku Seni, Tokoh Adat dan Budaya, Aktivis, dan Relawan. Karena PSBB sangat memberatkan warga Jakarta khususnya para pelaku usaha dan juga berdampak sangat besar terhadap Perekonomian rakyat dan runtuhnya Perekonomian sebab DKI merupakan Pusat sendi-sendi Perekonomian.

GEMBEL Jakarta, memfokuskan pada ciri khas Bangsa yang setia dan selalu menjaga Persatuan dan Kesatuan yang bernafaskan Kegotong-royongan. Menyoroti bahwasanya keputusan Gubernur DKI sangat NYATA dan JELAS Bertentangan dengan Keputusan Pemerintah Pusat dan juga menggiring Opini dimana keputusan tersebut ber-Imbas pada rasa ketidakpercayaan masyarakat terhadap Pemerintah.

Berikut isi Tuntutan GEMBEL Jakarta (GERAKAN ELEMEN MASYARAKAT BEREKONOMI LEMAH) di JAKARTA :

1. HAPUSKAN PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR di JAKARTA & se-INDONESIA;
2. CABUT PERGUB NO. 88 Tahun 2020;
3. KEMBALI KE INPRES NO. 6 THN 2020 AGAR EKONOMI INDONESIA KEMBALI PULIH;
4. TRANSPARANSI MENGENAI DATA YANG TERPAPAR COVID 19.TERLEBIH DATA PASIEN YANG BENAR-BENAR MENINGGAL KARENA COVID 19, AGAR MASYARAKAT TAHU DENGAN JELAS;
5. MENDESAK DPRD DAN MELIBATKAN BPK dan KPK, UNTUK MENGAUDIT DANA / ANGGARAN PSBB DARI AWAL HINGGA SAAT INI, AGAR MASAYARAKAT TAHU KEMANA DAN DIMANA ALOKASI DANA MASYARAKATJAKARTA YANG TAAT MEMBAYAR PAJAK.

Demikian isi tuntutan masyarakat yang telah disepakati dan disampaikan oleh Oscar Pendong selaku Humas Aksi.

Aksi Bakar Baju Pelindung Diri (APD) di depan Kampus TRISAKTI Rawasari Jakarta. Selasa (22/09).

Sayang, Aksi Damai HAPUSKAN PSBB tersebut di Bubarkan oleh Aparat Kepolisian dan sempat terjadi adu pendapat di Depan Gedung DPRD DKI JAKARTA, karena MASSA PENGUNJUK RASA merasa sudah ijin ke Pihak Keamanan & sudah berkoordinasi dengan pihak dari Ketua DPRD Bpk. Edi Prasetyo SH, hanya saja saat di konfirmasi beliau sedang tidak berada di TKP, setelah Negosiasi di antara Pengunjuk rasa dengan Pihak Keamanan selesai dengan baik tanpa harus ada tindakan persuasif, Massa yang di PIMPIN oleh OSCAR PENDONG Balik Kanan Menuju Titik Kumpul awal di Depan Kampus TRISAKTI RAWASARI JAKARTA PUSAT & Melakukan Aksi Bakar Baju Pelindung Diri (APD), sebagai ungkapan Kekecewaaan Massa Pengunjuk Rasa Karena ASPIRASI mereka tidak Tersalurkan, setelah Aksi Bakar Baju APD Massa Langsung Membubarkan diri dengan Tertib karena lagi-lagi, Massa mendapatkan Teguran dari Aparat kepolisian yang masih mengikuti Massa Aksi hingga Pulang.

(put).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × two =