Daftar Wujud dan Rupa Dedemit Penunggu Taman Pemakaman Umum Petamburan AhkirnyaTerungkap

Jakarta – OaseINews.com – Kisah nyeleneh tapi jujur ini di ceritakan secara polos oleh 2 orang perawat makam di Taman Pemakaman Umum Petamburan Jakarta Barat ini.

Tersebutlah Nenek Oom yang sudah bekerja sejak tahun 1976 dalam hal merawat dan menjaga makam bersama salah seorang temannya yang bernama Bapak Handa ketika di jumpai wartawan di TPU Petamburan Jakarta Barat itu.

Oom bercerita suka duka dan pengalamannya selama merawat dan menjaga makam di kawasan tersebut.

Mulai dari cerita dirinya yang hampir terbawa angin puting beliung lokal sampai cerita para kawan kawannya yang sering menjumpai hal aneh janggal dan bahkan meyeramkan.

Baginya penampakan mahluk halus seperti Pocong, Kuntilanak, Genderuwo maupun Setan Bermuka Rata dan Bermuka Hancur Setengah, sampai Setan Jepang dan Setan Belanda adalah suatu hal yang sudah tidak asing lagi dikawasan tersebut.

Sering teman temannya di ganggu dengan mahluk halus disekitar tersebut, dari dilempari pasir atau batu kerikil ketika berjalan malam sampai di “jogrokin” mentah mentah penampakan Setan berwujud Putri tapi Muka Rata sampai yang Bermuka Hancur.

Yang lebih aneh lagi penampakan Kuntilanak tapi malah dikejar kejar bocah bocah penduduk setempat yang sering main di pemakaman itu.

Sungguh aneh tapi nyata, kalau dulu ada penampakan setan orang pada lari ketakutan, yang ini malah dedemitnya yang lari dikejar kejar bocah kecil yang ingin tau wujud asli kuntilanak tersebut.

Tapi fenomena ini memang terjadi di kawasan Taman Pemakaman Umum Petamburan.

Lain lagi cerita Bapak Handa ketika diajak berbincang oleh wartawan, dia mengaku pernah diganggu ketika tidur di kawasan makam oleh dedemit setempat dengan cara ditepok tepok dengan kencang tempat dia tidur selonjoran.

Sempat juga wartawan di ajak uji nyali untuk bermalam di tengah kuburan tersebut untuk membuktikan semua hal yang diceritakan mereka, tapi dengan jujur wartawan menyatakan tidak mau.

Untuk tau lebih cerita detilnya lagi mari kita saksikan penuturan ke dua orang tersebut di dalam liputan video yang satu ini :

Bersambung….

Reporter : Lucky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen − fourteen =