SMK Puspa Wisata PGRI Serpong Adakan  Pesantren Ramadhan

TANGSEL, Oase INews.com – Guna menguatkan ilmu agama yang telah diperoleh oleh para siswa/i nya baik dirumah (orang tua) maupun dari sekolah melalui mata pelajaran agama yang diberikan, SMK Puspa Wisata PGRI Serpong, mengadakan kegiatan Pesantren Ramadhan kepada para siswa kelas X dan XI selama Dua hari, Senin tanggal 28 Mei hingga Selasa 29 Mei 2018 bertempat di aula sekolah SMK Puspa Wisata PGRI Serpong dijalan raya Pahlawan Seribu No. 60, Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan.

Menurut Hidayat Mulyana, S.Pd selaku kepala sekolah SMK Puspa Wisata PGRI Serpong, kegiatan pesantren Ramadhan diselenggarakan atas himbauan dari dinas Pendidikan untuk mengisi sela kegiatan pendidikan pasca Ujian Kenaikkan Kelas (UKK) dan pesantren Ramadhan ini memiliki Dua tujuan, diantaranya adalah, sebagai keiatan mulia dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan serta sebagai penguatan ilmu agama dari para siswa yang telah mereka peroleh baik dirumah (orang tua) maupun yang mereka peroleh dari para guru melalui pelajaran agama.

Foto : Kepala sekolah SMK Puspa Wisata PGRI Serpong, Hidayat Mulyana S.Pd.

“Pesantren Ramadhan ini diberikan sebagai penguatan akidah ilmu agama yang telah diperoleh oleh para siswa, baik yang diperoleh dari orang tua dirumah maupun yang diperoleh dari sekolah melalui perantara para guru-guru agamanya. Dan setelah diberikan pembekalan dan penguatan ilmu agama, sorenya para siswa yang mengikuti pesantren Ramadhan,  bersama para guru-guru akan melaksanakan buka puasa bersama di lokasi sekolah,” terangnya.

Sementara itu, Esa Prasasti dan Syahdan Izza siswa kelas X yang mengikuti kegiatan pesantren Ramadhan menyatakan bahwa, mereka berdua merasa bersyukur telah mendapatkan ilmu agama tambahan dengan mengikuti kegiatan pesantren Ramadhan ini.

“Alhamdulillah pak, pesantren Ramadhan ini menambah ilmu agama kepada kami tentang puasa bagi umat Islam. Kami jadi tahu hal-hal apa saja yang dapat membatalkan puasa Ramadhan dan hal-hal apa saja yang menyebabkan ditolaknya puasa kita sama Alloh SWT,” pungkas keduanya.

Wartawan : Simon

Editor         : Kosasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen + five =