Janji Prabowo Akan Menaikkan Pajak Menjadi 16% Jika terpilih Menjadi Presiden Membuat Rakyat Jadi Resah

Jakarta – Oase INews.com – Dalam tayangan Youtube yang diupload oleh chanel infoforu terlihat seorang pria bingung dan sempat emosi ketika menanggapi mengenai pidato dari calon presiden nomor urut 2 yaitu Prabowo Subianto yang akan menaikan tax dari 10 % kurang menjadi sedikitnya 16% untuk meningkatkan gaji para Pejabat negara Indonesia.

Bagi dia yang menjadi rakyat biasa pernyataan Prabowo yang calon presiden nomor urut 2 tidak realistis karena pasalnya Prabowo dianggap akan membebankan rakyat dengan Tax yang tinggi bilamana dia terpilih menjadi presiden Indonesia periode 2019 – 2024.

Dia bingung karena pernyataan Prabowo itu demikian memukul hatinya yang hanya seorang rakyat kecil yang bukan Pejabat.

Prabowo dianggapnya tidak berpihak kepada rakyat, karena ingin menaikkan pajak yang dinilainya bisa membebankan rakyat biasa seperti dirinya.

Dia kecewa sekali akan pernyataan Prabowo yang calon presiden no urut 2 itu waktu dia menonton dan mengikuti acara debat visi misi capres kemarin.

“Akar masalahnya adalah bahwa penghasilan para pegawai negri para birokrat birokrat itu kurang, tidak realistis, kalau saya memimpin negara ini, saya akan perbaiki kwalitas hidup semua birokrat yang realistis. Kemudian bertanya uangnya dari mana, saya akan tingkatkan tax raxio yang sekarang berada di 10% bahkan lebih rendah, saya akan kembalikan minimal 16% tax ratio, berati kita akan mendapatkan mungkin minimal 60 miliar $ lebih. Kita akan memperbaiki gaji gaji semua pejabat birokrat dan semua pegawai negri dengan kita tingkatkan gajinya secara signifikan.” kata Prabowo.

Pernyataan prabowo inilah yang menjadikan bapak yang bekacamata itu terlihat marah atau kesal, karena dinilainya Prabowo itu akan membebankan rakyat dengan tax yang besar kalau terpilih nanti.

Prabowo dinilai tidak pro kerakyat kecil malah dinilai mau membebankan rakyat dengan tax yang dianggap besar tidak masuk akal.

“Lu ngomong bukan rakyat yang lu omongin, yang lu omongin yang jauh dari rakyat, dan rakyat juga ga ngerti. Dan rakyat juga muak liatnya lu mau naikin gaji pejabat gaji ini, kesejahtraan rakyat dong yang utama daripada kesejahtraan pejabat. Dan itu bagi gua ga realistis, bagi gua seorang pemimpin yang omong buat pejabat pejabat trus itu sudah bukan bicara untuk rakyat lagi karena pada dasarnya dia bicara untuk dirinya sendiri karena dia ingin jadi pejabat tokh?” ungkap bapak tersebut.

Pembebanan rakyat dengan tax yang 10% saja sudah berat, apalagi akan dinaikan lagi menjadi 16 % minimal, tentu akan lebih mencekik dan membebani rakyat biasa.

Jadilah seorang pemimpin yang bijak, bekerja untuk rakyat, bukan malah terbalik rakyat diharuskan bekerja untuk hasilnya di lokasikan untuk pejabat, itu pernyataan yang keliru.

Reporter : Slamet R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four + 19 =