Teknis Pembentukan Kampung Tematik Dikelurahan Periuk, Kota Tangerang

 


Kota Tangerang, oaseindonesianews.com

Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Tangerang mengungkapkan, ada delapan tahapan dalam rencana teknis fasilitasi pembentukan kampung tematik.

 

Kepala Bappeda Kota Tangerang Said Endrawiyanto menjelaskan, Kampung Tematik adalah program pemerintah Kota Tangerang dalam membenahi semua wilayah secara masif dan tepat sasaran.

 

Sebab, tak hanya satu program yang dijalankan tetapi lebih variatif tergantung kebutuhan di suatu wilayah tersebut. Misalnya saja perbaikan jalan, perbaikan rumah, pembuatan saluran drainase, penghijauan, pelatihan UMKM hingga pembentukan destinasi wisata baru.

 

Di Kota Tangerang telah banyak terbentuk Kampung Tematik seperti Kampung Bekelir, Kampung Markisa, kampung Batik, Kampung Grenpul, Kampung Lidah Buaya dan banyak lagi. Warga secara mandiri dan bersama – sama menata wilayahnya menjadi hunian yang layak huni sekaligus layak dikunjungi.

 

Sementara itu kepala kelurahan Periuk. Kecamatan Periuk.  Kota Tangerang, H. Nanang Kosim.MSi, mengatakan untuk tahapan pembentukan kampung tematik adalah sebagai berikut. Langkah pertama adalah sosialisasi dengan kecamatan dan kelurahan mengenai program kampung tematik. Selanjutnya di tahap kedua adalah dilakukan Training Of Trainer kepada fasilitator agar program ini bisa berjalan efektif.

 

Tahap ketiga, pengajuan calon kampung tematik dari tingkat Kecamatan/Kelurahan kepada Bappeda untuk dilakukan perencanaan dan koordinasi antar dinas. Setelah selesai maka masuk ke tahap keempat yakni pembentukan tim kecil perumus kampung tematik di setiap kelurahan.

 

Setelah dijalankan perumusan kemudian ditahap kelima adalah penyusunan rencana yang akan dilaksanakan di wilayah tersebut. Pasalnya setiap wilayah Kota Tangerang memiliki karakteristik yang berbeda – beda.

 

Tahap keenam adalah sosialisasi rencana aksi kepada masyarakat untuk bisa ikut serta dalam mengubah lingkungannya menjadi lebih baik lagi. Termasuk program infrastruktur yang akan dijalankan.

 

“Di tahap ketujuh dilaksanakan pembentukan kampung tematik secara bertahap mulai dari beberapa bidang dari hasil perumusan yang dilakukan oleh tim kecil. Ditahap kedelapan atau akhir, dilakukan evaluasi dan penilaian mengenai keberhasilan dari menjalankan program ini.

 

“Banyak sudah wilayah Kota Tangerang menjadi kampung tematik dan warga sangat senang dengan program ini bahkan banyak daerah yang mencontoh dan memberi apresiasi,” papar lurah Periuk kepada awak Media. Kamis (18/04/2019)

(Fatah/Etty)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 + 3 =