Ikhtiar Atasi Covid-19, PAC PDI Perjuangan Neglasari Beserta Ranting Adakan Penyemprotan Disinfektan

 

Tangerang OaseIndonesiaNews.Com

Masih tingginya penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Tangerang meskipun PPKM Darurat telah diberlakukan selama dua minggu, membuat para pengurus dan kader partai berlambang Kepala Banteng Moncong Putih di Kecamatan Neglasari Kota Tangerang kembali bergerak turun ke masyarakat.

Kali ini mereka kembali menyasar permukiman penduduk di Kelurahan Kedaung Baru, Kedaung Wetan, Selapajang Jaya dan Neglasari untuk menyemprotkan cairan disinfektan.

Dengan bermodal gotong royong, para pengurus dan kader PDI Perjuangan Kecamatan Neglasari Kota Tangerang berkeliling, menyusuri jalan dan gang di perkampungan menggunakan mobil pick up dan tangki penyemprot disinfektan.

Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Neglasari Sunata Tabet sebagai koordinator kegiatan mengatakan, bahwa yang dilakukan (penyemprotan disinfektan) para pengurus dan kader partai ini adalah sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat. Juga sebagai dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19.

“Penyemprotan disinfektan ini sudah dan terus akan kami lakukan di wilayah sebagai ikhtiar mengatasi pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan akan berakhir.
Semua kawan-kawan pengurus bergerak dengan dasar keikhlasan, tanpa pamrih. Pengurus partai dan kader juga bagian dari masyarakat. Oleh karena itu apapun yang kami bisa, sekecil apapun, akan kami lakukan untuk masyarakat.” ujar Sunata Tabet.

“Penyemprotan disinfektan hari ini, Minggu (18/07/2021) alhamdulillah kami masih menggunakan obat disinfektan sumbangan dari Ir. H. Suryadi Hendarman yang mana beliau ini adalah Ketua BP Pemilu Propinsi Banten. Sedangkan untuk biaya operasional kami adakan secara gotong royong.” lanjut Sunata.

“Beberapa warga malah dengan kesadaran sendiri mengundang kami untuk menyemprotkan disinfektan ke lingkungan tempat tinggal mereka.” pungkas Sunata Tabet.

Mungkin apa yang dilakukan para pengurus dan kader PDI Perjuangan Kecamatan Neglasari ini belum maksimal membantu masyarakat dan pemerintah. Tapi setidaknya menjadi contoh dan pemicu agar semua elemen di masyarakat turut tergerak bersama, bersatu dan kompak mengatasi pagebluk ini.

Berdasar data dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang, saat ini sebagian besar wilayah di Kota Tangerang masuk zona merah. Angka keterisian tempat tidur pasien Covid-19 di rumah sakit Kota Tangerang masih tinggi, di atas 90%.

Data per 18/07/2021 Kota Tangerang, 12.246 terkonfirmasi, 898 menjalani perawatan, dengan pasien sembuh 11.104, dan meninggal sebanyak 244 orang.

Sementara di Kecamatan Neglasari sendiri tercatat 832 terkonfirmasi, 185 dirawat, 635 sembuh dan 12 orang meninggal.
(WD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *